Jumat, 02 Desember 2011

hidup itu simple

Hidup itu simple. Sebisa mungkin kubuat hari-hariku sederhana. Sederhana tanpa ada beban pikiran. Simple bukan berarti datar, ya meminimalisir masalah. Aku tidak mau kena masalah apapun kepada siapapun. Ya kalau ada masalah juga yang tidak terlalu penting aku anggap tidak terjadi apa-apa.

Lapar, makan. Haus, minum. Tidak bisa, jangan dilakukan. Bisa, lakukanlah. Mudah.. Berbicara atau menulis memang mudah penerapannya itu yang mungkin sulit. Jadi ya aku hanya menjalani yang ada saat ini. Keadaan berbicara A, aku jalani A. Selanjutnya serahkan sama Allah s.w.t.

Kamis, 01 Desember 2011

a WISH

Yap, mempunyai keinginan boleh saja. Tapi dikabulkan atau tidak urusan belakangan, menurutku. Pasti setiap orang mempunyai keinginan. Berbagai macam keinginan. Aku ingat satu kalimat "Banyak keinginan yang telah dikabulkan olehNya tapi apa balasan kita kepadaNya?" dari kalimat iu aku coba memahami satu per satu keinginanku. Banyak keinginanku yang telah tercapai hingga detik ini. Bagaimana bisa aku mngeluh kalau ada satu (mungkin lebih dari satu) keinginanku yang belum terkabul sedangkan lebih dari au kinginanku telah tercapai. Oke, aku tidak akan marah kepada siapapun apa siapapun terlebih lagi kepada Tuhanku yng tidak mengabulkan keinginanku. Dia lebih tau yang mana yang baik untukku. Berani mempunyai keinginan berani menanggung resiko. Jika keinginanku belum terkabul aku harus menerima resiko itu. Berpikir positif, mungkin jika keinginan itu terkabul akan mendatangkan bahaya atau mndatangkan keburukan bagi aku sendiri atau orang lain. Allah pasti mngabulkan keinginan hambanya. Itu pasti dan aku yakin, masalahnya adalah kapan keinginan itu terkabul. Cuma waktu yng bisa menjawab. Satu, Dia mengatakan iya dan mengabulkan keinginan kita. Dua, Dia bilang tidak dan mememberi kita sesuatu yang lebih baik dari keinginan kita.Tiga, Dia bilang tunggu dan memberi kita yang terbaik. Itu cukup bagiku. Dan aku harus selalu bersyukur. Satu lagi, dan tersenyum :)

Sabtu, 26 November 2011

Sore 26 November 2011

Entah apa yang baru saja aku alami. Beberapa jam yang lalu di sebuah tempat pemberhentian kereta api. Aku benar-benar tidak mengerti. Aku memang bodoh. Ya... BODOH! Gengsi untuk mengatakan sesuatu? Atau mungkin dia menungguku mengatakan baru dia mengatakan sesuatu. Ingin aku mengatakan itu tapi .... berat, dangat berat. Dan saat itu aku mengecewakannya. Bodoh!

Sebut saja  'hitam'. Niatku, inginku bersama dia sepanjang hari. Aku merasa senang, bukan sekedar senang tapi bahagia seperti kertas putih yang diberi banyak warna.Hitam oh hitam.. Aku sendiri tidak mengerti apa yang aku alami. Aku mengambil resiko terlalu berat mempunyai keinginan itu. Tapi di sisi lain, hati dan pikiranku telah larut. Larut dan susah untuk dipisahkan. Mungkin aku terlalu cuek. Tapi dalam pikiran ini, aku selalu memperhatikannya. Inginku benar-benar menunjukkan itu tapi .. lagi-lagi aku masih belum berani.

Ya Allah apakah ini salah? apakah 'WISH'ku salah? Aku hanya mempunyai wish (=keinginan). Semua orang berhak mempunyai keinginan. KE-I-NGIN-AN. Apalah arti sebuah keinginan itu sendiri. Satu yang harus aku ingat: bersyukur Allah telah memperkenalkan seorang hitam dalam kehidupanku.

Jumat, 25 November 2011

Yeah, This Is My New Life! And Love It!

Tidak pernah berfikir sebelumnya kalau seorang Essy Anda Ramadhani akan mengalami semua ini. Pengalaman yang sangat berharga kudapati. Aku seorang yang lemah, apalagi "kejadian" di semester 3 dan 4 membuatku semakin lemah. Sempat berfikir untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Tapi... Aku masih punya Allah. Teman-teman menyemangatiku. Entah mengapa mungkin pikiranku kala itu belum jernih untuk kedepan. Banyak sekali hikmah dibalik satu kejadian yang aku alami.

Dan sekarang aku berada ditengah-tengah orang yang aku tidak sangka akan bertmu mereka. Aku sanat bersyukur mengenal mereka. Teman-teman sekelas baruku, teman-teman dan kakak-kakak asisten, teman-teman kosan, dan semua teman-teman yang tidak aku bisa sebutkan satupersatu. Alhamdulillah.. Ternyata keputusanku tidak salah. Bahkan aku sangat mensyukuri hal itu.

Aku tidak pandai berkata-kata. Aku hanya ingin berusaha mengungkapkan apa yang ada dipikiranku. Aku sangat bersyukur. Allah sangat adil untukku. Ya mungkin aku kehilangan seorang yang jahat tapi aku mendapatkan seribu orang baru yang sangat baik. Tidaklah rugi kalau waktu kita dimalam hari kita pakai untuk berdoa kepada Allah, meminta semua keinginan kita. Meminta apa yag kita inginkan. Memang terasa lelah dan sangat berat untuk melakukan itu, tapi hasil yang akan didapan sangatlah sebanding. Bahkan lebih dari yang kita bayangkan.

Terima kasih Ya Allah atas semua nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku hingga detik ini. Hingga aku menulis ini.

Jumat, 18 November 2011

PI oh PI

Pe I (Penelitian ilmiah) sendiri adalah rangkaian pengamatan yang sambung menyambung, berakumulasi dan melahirkan teori-teori yang mampu menjelaskan dan meramalkan fenomena-fenomena [1]. Penelitian ilmiah sering diasosiasikan dengan metode ilmiah sebagai tata cara sistimatis yang digunakan untuk melakukan penelitian.
Penelitian ilmiah juga menjadi salah satu cara untuk menjelaskan gejala-gejala alam. Adanya penelitian ilmiah membuat ilmu berkembang, karena hipotesis-hipotesis yang dihasilkan oleh penelitian ilmiah seringkali mengalami retroduksi.

sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_ilmiah



sekarang semester 5 sudah pertengahan, tidak lama lagi akan memasuki semester 6 dan HARUS menyelesaikan PI biar gak terlambat sidang dan satu lagi biar cepet lulus. Kepikiran judul sih ada, kepikiran mau buat apa sih ada, tapi waktunya itu yang tidak ada. sibuk main, sibuk ke lab, sibuk wl, sibuk tugas, sekalinya ada waktu lagi gak kepikiran PI. mau banget nyelesaiin bab 1 di semester 5 tapi susah sekali mencari waktu yang pas untukmenyusun semua.

pengennya sih PI gw tuh mengenai sesuatu yang berguna bagi kerjaan mama. entah itu bikin web atau bikin program yang nantinya bakal dipake di PT. DnD Production. ciyeh.... Doain aja semoga terwujud. Amin...

ShareThis