Tidak pernah berfikir sebelumnya kalau seorang Essy Anda Ramadhani akan mengalami semua ini. Pengalaman yang sangat berharga kudapati. Aku seorang yang lemah, apalagi "kejadian" di semester 3 dan 4 membuatku semakin lemah. Sempat berfikir untuk melakukan hal-hal yang tidak baik. Tapi... Aku masih punya Allah. Teman-teman menyemangatiku. Entah mengapa mungkin pikiranku kala itu belum jernih untuk kedepan. Banyak sekali hikmah dibalik satu kejadian yang aku alami.
Dan sekarang aku berada ditengah-tengah orang yang aku tidak sangka akan bertmu mereka. Aku sanat bersyukur mengenal mereka. Teman-teman sekelas baruku, teman-teman dan kakak-kakak asisten, teman-teman kosan, dan semua teman-teman yang tidak aku bisa sebutkan satupersatu. Alhamdulillah.. Ternyata keputusanku tidak salah. Bahkan aku sangat mensyukuri hal itu.
Aku tidak pandai berkata-kata. Aku hanya ingin berusaha mengungkapkan apa yang ada dipikiranku. Aku sangat bersyukur. Allah sangat adil untukku. Ya mungkin aku kehilangan seorang yang jahat tapi aku mendapatkan seribu orang baru yang sangat baik. Tidaklah rugi kalau waktu kita dimalam hari kita pakai untuk berdoa kepada Allah, meminta semua keinginan kita. Meminta apa yag kita inginkan. Memang terasa lelah dan sangat berat untuk melakukan itu, tapi hasil yang akan didapan sangatlah sebanding. Bahkan lebih dari yang kita bayangkan.
Terima kasih Ya Allah atas semua nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku hingga detik ini. Hingga aku menulis ini.
Jumat, 25 November 2011
Jumat, 18 November 2011
PI oh PI
Pe I (Penelitian ilmiah) sendiri adalah rangkaian pengamatan yang sambung menyambung, berakumulasi dan melahirkan teori-teori yang mampu menjelaskan dan meramalkan fenomena-fenomena [1]. Penelitian ilmiah sering diasosiasikan dengan metode ilmiah sebagai tata cara sistimatis yang digunakan untuk melakukan penelitian.
Penelitian ilmiah juga menjadi salah satu cara untuk menjelaskan gejala-gejala alam. Adanya penelitian ilmiah membuat ilmu berkembang, karena hipotesis-hipotesis yang dihasilkan oleh penelitian ilmiah seringkali mengalami retroduksi.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_ilmiah
sekarang semester 5 sudah pertengahan, tidak lama lagi akan memasuki semester 6 dan HARUS menyelesaikan PI biar gak terlambat sidang dan satu lagi biar cepet lulus. Kepikiran judul sih ada, kepikiran mau buat apa sih ada, tapi waktunya itu yang tidak ada. sibuk main, sibuk ke lab, sibuk wl, sibuk tugas, sekalinya ada waktu lagi gak kepikiran PI. mau banget nyelesaiin bab 1 di semester 5 tapi susah sekali mencari waktu yang pas untukmenyusun semua.
pengennya sih PI gw tuh mengenai sesuatu yang berguna bagi kerjaan mama. entah itu bikin web atau bikin program yang nantinya bakal dipake di PT. DnD Production. ciyeh.... Doain aja semoga terwujud. Amin...
Penelitian ilmiah juga menjadi salah satu cara untuk menjelaskan gejala-gejala alam. Adanya penelitian ilmiah membuat ilmu berkembang, karena hipotesis-hipotesis yang dihasilkan oleh penelitian ilmiah seringkali mengalami retroduksi.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Penelitian_ilmiah
sekarang semester 5 sudah pertengahan, tidak lama lagi akan memasuki semester 6 dan HARUS menyelesaikan PI biar gak terlambat sidang dan satu lagi biar cepet lulus. Kepikiran judul sih ada, kepikiran mau buat apa sih ada, tapi waktunya itu yang tidak ada. sibuk main, sibuk ke lab, sibuk wl, sibuk tugas, sekalinya ada waktu lagi gak kepikiran PI. mau banget nyelesaiin bab 1 di semester 5 tapi susah sekali mencari waktu yang pas untukmenyusun semua.
pengennya sih PI gw tuh mengenai sesuatu yang berguna bagi kerjaan mama. entah itu bikin web atau bikin program yang nantinya bakal dipake di PT. DnD Production. ciyeh.... Doain aja semoga terwujud. Amin...
Contoh SIA sebagai pusat informasi perusahaan
Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.
Selanjutnya kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.
Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :
1. Pentingnya komunikasi antar departemen/subsystem yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
2. Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.
Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh SIA dibedakan menjadi 2, yaitu :
- informasi akuntansi keuangan, Informasi yang berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
- Informasi Akuntansi Manajemen, informasi yang berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
Didalam Akuntansi Manajemen terdapat dua komponen yang digunakan bagi perencanaan dan pengendalian perusahaan, yaitu :
1. Sistem Akuntansi Biaya
2. Sistem Budgeting
Sistem Akuntansi Biaya
à Digunakan untuk membantu manajemen dalam perencanaan dan pengawasan dari aktivitas pengadaan, proses distribusi dan penjualan
Budgeting
à adalah proyeksi keuangan perusahaan untuk masa depan yang bermanfaat untuk menolong manajer dalam perencanaan dan pengawasan
Unsur-unsur yang dapat mempengaruhi penerapan SIA dalam perusahaan :
1. Analisa Perilaku
2. Metode kuantitatif
3. Komputer
Analisa Perilaku
Setiap sistem yang tertuangkan dalam kertas tidak akan efektif dalam penerapannya kecuali seorang akuntan dapat mengetahui kebutuhan akan orang-orang yang terlibat dalam sistem tersebut.
Akuntan tidak harus menjadi seorang psikolog, tapi cukup untuk mengerti bagaimana memotivasi orang-orang untuk mengarah kepada kinerja perusahaan yang positif.
Selain itu juga seorang akuntan harus menyadari bahwa setiap orang mempunyai persepsi yang berbeda-beda dalam menerima suatu informasi, sehingga informasi yang akan diberikan dapat didesain dan dikomunikasikan sesuai dengan perilaku (behavior) para pengambil keputusan.
Metode Kuantitatif
Dalam menyusun informasi, seorang akuntan harus menggunakan metode ini untuk meningkatkan efektifitas dan nilai dari informasi tersebut.
Komputer
Pada beberapa perusahaan, komputer telah digunakan untuk menggantikan pekerjaan rutin seorang akuntan, sehingga memberikan waktu yang lebih banyak kepada akuntan untuk dapat terlibat dalam proses pengambilan keputusan.
Logika Dan Algoritma
Yap! sudah memasuki semester 5 dan seminggu lagi jadwal uts menanti. dari semua mata kuliah yang saya dapati, saya tertarik dengan LOGIKA DAN ALGORITMA. Entah kenapa, saya lebih menyukai mata kuliah yang mengasah logika daripada hanya berteori-teori ria.
Dalam mata kuliah ini kita mempelajari Graph, Tree dan saya suka sekali berfikir untuk memecahkan masalah dengan logika ketimbang dengan sebatas teori. Salah satu contoh materi yaitu Macam-macam Graf
1. Graf tak-berarah (undirected graf)
Graf yang sisinya tidak mempunyai orientasi arah disebut graf tak-berarah.
2. Graf berarah (directed graf atau digraf)
Graf yang setiap sisinya diberikan orientasi arah disebut sebagai graf berarah. (a) G
Dua buah graf pada Gbr 3 adalah graf berarah.
Selain itu belajar tentang Euler, Tree dan lainnya. Denmgan ketertarikan saya untuk mata kuliah ini saya berharap dapat saya implementasikan pada dunia kerja nanti. dan juga di kehidupan sehari-hari.AMIN..
Dalam mata kuliah ini kita mempelajari Graph, Tree dan saya suka sekali berfikir untuk memecahkan masalah dengan logika ketimbang dengan sebatas teori. Salah satu contoh materi yaitu Macam-macam Graf
1. Graf tak-berarah (undirected graf)
Graf yang sisinya tidak mempunyai orientasi arah disebut graf tak-berarah.
2. Graf berarah (directed graf atau digraf)
Graf yang setiap sisinya diberikan orientasi arah disebut sebagai graf berarah. (a) G
Dua buah graf pada Gbr 3 adalah graf berarah.
Selain itu belajar tentang Euler, Tree dan lainnya. Denmgan ketertarikan saya untuk mata kuliah ini saya berharap dapat saya implementasikan pada dunia kerja nanti. dan juga di kehidupan sehari-hari.AMIN..
Senin, 26 September 2011
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akuntansi. Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. Fungsi penting yang dibentuk SIA pada sebuah organisasi antara lain :
Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
- Sistem pemrosesan transaksi
mendukung proses operasi bisnis harian.
- Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
- Sistem pelaporan manajemen
yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa. tapi bagaimana juga sistem juga di lakukan dengan kerja bersama time...dengan mendukung semua ide dari masing2 group yang melakukan kerja dilapangan.....dan bagaimana kita memberikan semangat yang tinggi buat karyawan....perusahaan
Cara Kerja
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Manfaat
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
Meningkatkan efisiensi
Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
Meningkatkan sharing knowledge
menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
Tujuan dibuatnya sebuah SIA adalah untuk mempermudah operasi bisnis setiap hari, mengelola data hariaan, dan menjadikan data mentah tersebut menjadi sebuah laporan keuangan. Data harian dibidang akuntansi memiliki traffic yang cukup tinggi, sehingga diperlukan sebuah sistem informasi untuk mengatasi hal tersebut. Selain tujuan, ada pula komponen pada SIA. Komponen pada SIA secara garis besar hampir sama dengan sistem informasi lainnya, yaitu: Operator, prosedur, data, hardware dan software.
Dalam SIA ada 2 pemakai informasi akuntansi, yaitu:
1. Pihak ekstern
- Para langganan
- Para leveransir (supplier)
- Para pemegang saham (stockholder)
- Para pegawai
- Para pemberi pinjaman
- Instansi Pemerintah
2. Pihak Intern
SIA menyiapkan informasi bagi manajemen dengan
melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber
yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi
perusahaan dengan lingkungan sekitarnya.
Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.
Subsistem SIA memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.
SIA terdiri dari 3 subsistem:
- Sistem pemrosesan transaksi
mendukung proses operasi bisnis harian.
- Sistem buku besar/ pelaporan keuangan
menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
- Sistem pelaporan manajemen
yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.
Sistem Informasi Manajemen
Sistem Informasi Manajemen memproses berbagai transaksi non-keuangan yang tidak bisa diproses oleh SIA biasa. tapi bagaimana juga sistem juga di lakukan dengan kerja bersama time...dengan mendukung semua ide dari masing2 group yang melakukan kerja dilapangan.....dan bagaimana kita memberikan semangat yang tinggi buat karyawan....perusahaan
Cara Kerja
Untuk memahami bagaimana SIA bekerja, perlu untuk menjawab beberapa pertanyaan sebagai berikut :
Bagaimana mengoleksi data yang berkaitan dengan aktivitas dan transaksi organisasi?
Bagaimana mentransformasi data kedalam informasi sehingga manajemen dapat menggunakan untuk menjalankan organisasi?
Bagaimana menjamin ketersediaan, keandalan, keakuratan informasi ?
Manfaat
Sebuah SIA menambah nilai dengan cara:
Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
Meningkatkan efisiensi
Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
Meningkatkan sharing knowledge
menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan
Tujuan dibuatnya sebuah SIA adalah untuk mempermudah operasi bisnis setiap hari, mengelola data hariaan, dan menjadikan data mentah tersebut menjadi sebuah laporan keuangan. Data harian dibidang akuntansi memiliki traffic yang cukup tinggi, sehingga diperlukan sebuah sistem informasi untuk mengatasi hal tersebut. Selain tujuan, ada pula komponen pada SIA. Komponen pada SIA secara garis besar hampir sama dengan sistem informasi lainnya, yaitu: Operator, prosedur, data, hardware dan software.
Dalam SIA ada 2 pemakai informasi akuntansi, yaitu:
1. Pihak ekstern
- Para langganan
- Para leveransir (supplier)
- Para pemegang saham (stockholder)
- Para pegawai
- Para pemberi pinjaman
- Instansi Pemerintah
2. Pihak Intern
SIA menyiapkan informasi bagi manajemen dengan
melaksanakan operasi-operasi tertentu atas semua data sumber
yang diterimanya dan juga mempengaruhi hubungan organisasi
perusahaan dengan lingkungan sekitarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
